Martabak Kari Neni Di Serbu Tiap Ramadhan ,Produksi Tembus 15 kg Terigu Sehari Jelang Lebaran

PALEMBANG —Jurnalindeppenden my id. Ramadan di kawasan Pasar Lemabang, Jalan Laksamana Yos Sudarso, Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Kota Palembang, selalu punya aroma khas: gurih rempah yang menyeruak dari lapak Martabak Kari Neni.

Usaha musiman ini tak sekadar jualan takjil, ia sudah menjelma jadi destinasi kuliner yang diburu warga setiap bulan puasa.
Baru buka selepas Zuhur sekitar pukul 13.00 WIB, antrean mulai mengular jelang Asar.

Puncaknya? Satu jam sebelum berbuka. Pembeli datang silih berganti, sebagian bahkan memilih menunggu demi memastikan tak kehabisan.
“Kalau awal puasa biasanya 5 sampai 7 kilo terigu.

Tapi kalau sudah dekat Lebaran bisa sampai 10 sampai 15 kilo per hari karena ramai sekali,” ujar Neni, pemilik lapak, Minggu (22/2/2026).

Lonjakan produksi itu bukan angka kecil. Dari 5 kilogram terigu saja, Neni bisa menghasilkan sekitar 130 potong martabak kari.

Artinya, saat mendekati Lebaran, ratusan hingga lebih dari 300 potong martabak bisa ludes dalam sehari.

Yang membuat martabak ini berbeda bukan hanya adonan dan isian dua telur ayam per porsi, melainkan kuah karinya yang kental, hangat, dan sarat rempah. Kuah inilah yang membuat pelanggan kembali lagi setiap tahun.

Awal Ramadan, Neni menghabiskan sekitar 10 kilogram kentang per hari untuk kuah. Menjelang Lebaran, kebutuhan melonjak hingga 20 kilogram bahkan lebih. Kuah disiapkan dalam beberapa termos besar untuk melayani pembeli yang makan langsung di pasar maupun dibungkus.

“Kita buat setiap hari, tidak nimbun bahan. Jadi semuanya fresh,” tegasnya.

Ia menolak menyimpan sisa bahan demi menjaga rasa dan kualitas.

Semua diolah harian, dari adonan hingga kuah. Tidak ada kompromi soal kesegaran.

Di tengah harga bahan pokok yang fluktuatif, martabak kari ini tetap dibanderol Rp14 ribu per porsi dengan dua telur ayam. Pelanggan bisa menambah telur sesuai selera. Ada pula menu spesial dengan isian daging cincang kornet, mulai Rp20 ribu per porsi.

Harga terjangkau dengan porsi mengenyangkan menjadi kombinasi yang sulit ditolak, terutama bagi warga yang berburu takjil di Pasar Lemabang.

Menariknya, selama Ramadan Neni memilih fokus penuh pada martabak kari dan tidak menyediakan martabak sayur. Alasannya tegas: prosesnya lebih rumit dan ia ingin menjaga konsistensi menu andalan.
Di balik lonjakan produksi dan antrean panjang, Neni memegang satu prinsip sederhana.

“Resepnya harus pakai hati dan cinta. Insyaallah kalau masak pakai hati rasanya enak,” ucapnya.

Kalimat itu mungkin terdengar klise, tapi bagi pelanggan setianya, rasa kuah kari yang kaya rempah dan tekstur martabak yang lembut di dalam, renyah di luar, adalah bukti nyata.

Setiap Ramadan, lapak sederhana ini membuktikan bahwa kekuatan kuliner tradisional bukan pada kemasan mewah, melainkan konsistensi rasa, harga bersahabat, dan kehangatan pelayanan.

Bagi warga Palembang, berbuka tanpa martabak kari Neni terasa kurang lengkap.

Dan bagi pemburu kuliner Ramadan, ini adalah salah satu titik yang wajib disinggahi sebelum azan Magrib berkumandang Ungkapnya(Sundari)

Tak Ada Ruang Bagi Penyakit Masyarakat ,Polda Sumsel Tegas Bertindak

PALEMBANG — Jurnalindependen my id.Penindakan Tegas Hari Ke-10 Operasi Pekat Musi 2026

Polda Sumsel mempertegas komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dengan mengamankan puluhan tersangka pada hari kesepuluh Operasi Pekat Musi 2026, Minggu (22/2/2026).

Operasi menyasar premanisme, peredaran narkotika, perjudian, minuman keras ilegal, serta berbagai bentuk kejahatan jalanan yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat menjelang Ramadan.

Personel Satgasda dan Polres jajaran bergerak simultan melalui patroli skala besar, razia terukur, serta penindakan hukum di titik-titik rawan di seluruh wilayah Sumatera Selatan.

Subsatgas Narkoba mengamankan tersangka berikut barang bukti sabu seberat 21,25 gram dan 8 butir ekstasi. Di sektor kejahatan konvensional, jajaran Polres Banyuasin menangkap pelaku pencurian dengan pemberatan tandan buah sawit.

Polres Prabumulih mencatat 24 kasus pengungkapan dalam satu hari, didominasi tindak premanisme dan peredaran petasan. Polres Muara Enim serta Polres OKU Timur turut mengamankan belasan tersangka dari perkara perjudian dan miras ilegal.

Data tersebut menunjukkan bahwa Operasi Pekat Musi 2026 berjalan progresif dan terukur.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kepolisian tidak akan memberikan toleransi terhadap pelaku kejahatan.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi premanisme, peredaran narkoba, maupun penyakit masyarakat lainnya. Seluruh Target Operasi dan Non-TO kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegas Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.

Ia menambahkan bahwa Operasi Pekat Musi 2026 merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjamin rasa aman masyarakat menjelang Ramadan.

Selain penindakan hukum, personel Subsatgas Binmas melaksanakan penyuluhan kepada pedagang dan kalangan pemuda untuk mencegah balap liar serta tawuran.

Pendekatan tegas dan edukatif tersebut memperkuat langkah Polda Sumsel dalam menjaga kamtibmas tetap kondusif selama Ramadan.

Operasi Pekat Musi 2026 akan terus dievaluasi secara harian guna memastikan seluruh wilayah Sumatera Selatan berada dalam kondisi aman dan terkendali.

Polda Sumsel Siapkan Strategi Operasional Dan Penguatan SDM Hadapi Tantangan Global 2026

Kepolisian Daerah Sumatera Selatan-Jurnalindependen my id.menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) Tingkat Polda Sumsel Tahun Anggaran 2026 di Auditorium lantai 7 Gedung Presisi Polda Sumsel pada Senin, 16 Februari 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum..

Rapim ini bertujuan untuk menjabarkan Commander Wish Kapolda Sumsel 2026 yang berfokus pada transformasi menuju Polri yang Presisi, profesional, dan melayani. Agenda utama mencakup penguatan stabilitas keamanan sebagai prasyarat pembangunan nasional dan investasi di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel memberikan paparan strategis terkait fungsi operasional, perencanaan anggaran, logistik, sumber daya manusia, hingga pengawasan internal. Paparan ini dimaksudkan untuk memastikan kesiapan seluruh jajaran dalam menghadapi tantangan tugas kepolisian ke depan.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menyatakan bahwa Rapim ini merupakan langkah krusial untuk menyelaraskan persepsi seluruh personel dalam mengawal program prioritas nasional. Hal ini mencakup dukungan terhadap swasembada pangan, energi, hingga pengamanan proyek strategis nasional.

“Melalui Rapim ini, Kapolda menekankan pentingnya respons cepat, tepat, dan bertanggung jawab dalam pelayanan masyarakat serta penanganan gangguan kamtibmas,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya. Beliau menambahkan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara transparan, berkeadilan, dan tetap mengedepankan sisi humanis.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., Irwasda Polda Sumsel Kombes Pol. Feri Handoko Soenarso, S.H., S.I.K., serta seluruh Kapolres jajaran. Personel di tingkat Polsek turut mengikuti arahan secara daring untuk memastikan instruksi tersampaikan hingga ke garda terdepan.

Rapim ditutup dengan arahan Wakapolda Sumsel yang menekankan implementasi prinsip kerja keras, cerdas, tuntas, dan ikhlas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Seluruh jajaran diinstruksikan untuk terus memuliakan profesi kepolisian melalui integritas dan etika pelayanan yang tinggi demi meningkatkan kepercayaan publik.

PRESIDEN PRABOWO ANUGERAKAN BINTANG JASA DAN SATYALENCANA WIRA KARYA KEPADA PENGGERAK MBG DAN RANTAI PASOK SPPG POLRI

Jakarta – JURNALINDRPENDEN.MAY ID.Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Jasa dan Satyalancana Wira Karya kepada para pejabat Polri serta tokoh masyarakat yang menjadi penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguat rantai pasok Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Penganugerahan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian peresmian dan groundbreaking 1.179 Satuan Pelayanan Makan Bergizi Gratis (SPMBG) serta peresmian 18 gudang ketahanan pangan Polri, Jumat (13/2/2026). Penghargaan ini ditetapkan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2026 tentang Penganugerahan Bintang Jasa dan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2026 tentang Penganugerahan Satyalancana Wira Karya, yang ditandatangani di Jakarta pada 13 Februari 2026.

Tanda kehormatan tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan negara atas jasa besar, dedikasi, serta kontribusi nyata dalam memperkuat implementasi MBG Polri, menjaga kelancaran rantai pasok SPPG Polri, serta mendukung kebijakan nasional di bidang gizi, ketahanan pangan, dan pelayanan publik.

Berikut daftar penerima dan jenis tanda kehormatannya sesuai urutan:

I. Bintang Jasa Utama
1. Dr. Ir. Dadan Hindayana – Kepala Badan Gizi Nasional.

II. Bintang Jasa Pratama
2. Komjen Pol. Dedi Prasetyo – Wakapolri.
3. Sony Sonjaya, S.I.K. – Irjen Pol (Purn), Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.
4. Nanik Sudaryati Deyang – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.
5. Lodewyk Pusung – Letjen TNI (Purn), Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.
6. Komjen Pol. Wahyu Widada – Irwasum Polri.

III. Bintang Jasa Nararya
7. Nurworo Danang, S.I.K. – Irjen Pol, Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. I Sespim Lemdiklat Polri.
8. Iman Prijantoro, S.H. – Irjen Pol (Purn), Wakil Ketua Pelaksana Gugus Tugas MBG Polri.
9. Abdul Karim, S.I.K., M.Si. – Irjen Pol, Kadivpropam Polri.
10. Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si. – Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia.

IV. Satyalancana Wira Karya
11. Irjen Pol. Asep Edi Suheri – Kapolda Metro Jaya.
12. Dr. Ribut Hari Wibowo – Kapolda Jawa Tengah.
13. Hengki – Kapolda Banten.
14. Irjen Pol. Whisnu Hermawan Febrianto – Kapolda Sumatera Utara.
15. Drs. Nanang Avianto – Kapolda Jawa Timur.
16. Asep Safrudin – Kapolda Kepulauan Riau.
17. Dr. Gatot Tri Suryanta – Kapolda Sumatera Barat.
18. Andi Rian R. Djajadi – Wakalemdiklat Polri.
19. Rosyanto Yudha Hermawan – Kapolda Kalimantan Selatan.
20. Dekananto Eko Purwono – Wakapolda Metro Jaya.
21. dr. A. Nyoman Eddy Purnama Wirawan – Karodokpol Pusdokkes Polri.
22. Hendra Kurniawan – Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. II Sespim Lemdiklat Polri.
23. Ucu Kuspriyadi – Karorenmin Itwasum Polri.
24. Nanang Masbudi – Irwasda Polda Sumut.
25. Sri Satyatama – Irwasda Polda Metro Jaya.
26. Feri Handoko Soenarso – Irwasda Polda Sumsel.
27. Tato Pamungkas Suyono – Irwasda Polda Kepri.
28. Yayat Ruhiyat – Auditor Kepolisian Madya Tk. III Itwasda Polda Jatim.
29. Andi M. Indra Waspada A. – Kapolresta Tangerang Polda Banten.
30. Dr. Raden Muhammad Jauhari – Kapolres Metro Tangerang Kota Polda Metro Jaya.
31. Ferry Mulyana Sunarya – Kapolres Nias Selatan Polda Sumut.
32. Wikha Ardilestanto – Kapolres Bogor Polda Jabar.
33. Pahala Martua Nababan – Kapolres Lingga Polda Kepri.
34. Hendro Sukmono – Kapolres Bangkalan Polda Jatim.
35. Dewiana Syamsu Indyasari – Kapolres Sragen Polda Jateng.
36. Angga Dewanto Basari – Kapolres Donggala Polda Sulteng.
37. Willian Harbensyah – Kapolres Sijunjung Polda Sumbar.
38. Budi Raharjo – Panit 1 Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Jateng.
39. Direktur Bank Mandiri.
40. H. Zaini Sidi – Tokoh masyarakat sektor pangan.

Penganugerahan ini merupakan bentuk pengakuan negara atas dedikasi dan kerja nyata para penggerak MBG serta penguatan rantai pasok SPPG Polri dalam menjaga keberlanjutan program pemenuhan gizi dan ketahanan pangan nasional.

Hal sebagai wujud transparansi dan apresiasi atas sinergi lintas sektor demi kesejahteraan rakyat serta penguatan pelayanan publik yang profesional dan akuntabel.

Laksanakan Atensi Presiden Di RakernasDi Tintelkam Polda Sumsel Gelar Kurve

PALEMBANG —Jurnalindependen my id Direktorat Intelijen Keamanan (Ditintelkam) Polda Sumatera Selatan menggelar kegiatan kurve sebagai bagian dari implementasi atensi Presiden RI yang disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Polri, Rabu (4/2/2026).

Kegiatan kurve ini tidak hanya difokuskan pada kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi wujud nyata pendekatan humanis Polri kepada masyarakat. Melalui kehadiran langsung di tengah warga, personel Ditintelkam Polda Sumsel berupaya membangun komunikasi dua arah untuk menyerap aspirasi, mendengar keluhan, serta mendeteksi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sejak dini.

Langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden yang menekankan pentingnya kehadiran aparat negara di tengah masyarakat, bekerja nyata, serta mengedepankan pencegahan dini dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.

Kehadiran personel Ditintelkam di lapangan pun mendapat sambutan positif dari warga. Sejumlah tokoh masyarakat menilai kegiatan kurve ini mencerminkan kepedulian Polri terhadap kondisi riil masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan warga dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Melalui kegiatan ini, Polda Sumsel berharap potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi lebih awal. Dengan demikian, situasi keamanan di wilayah Sumatera Selatan tetap terjaga dalam kondisi aman, damai, dan terkendali, sebagaimana harapan Presiden dalam Rakernas Polri.

Satgas Operasi Damai Cartenz Jaga Keamanan ,Bandara Bilogai ,Pastikan Akses Logistik Warga Intan Jaya Tetap Lancar

Sugapa — Jurnalindependen my id.Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 memastikan keamanan Bandara Bilogai, Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, sebagai upaya menjaga kelancaran akses transportasi dan distribusi logistik bagi masyarakat pegunungan tengah Papua.

Bandara Bilogai merupakan salah satu objek vital yang memiliki peran strategis bagi kehidupan warga Intan Jaya. Selain menjadi jalur utama transportasi penumpang, bandara ini juga menjadi pintu masuk bahan kebutuhan pokok, obat-obatan, serta layanan kesehatan yang sangat bergantung pada transportasi udara.

Pengamanan dilakukan pada Senin (02/02/2026) di bawah pimpinan AKP Syahril Arditya, S.Tr.K., S.I.K. Personel Operasi Damai Cartenz melaksanakan sterilisasi area bandara, pengamanan landasan pacu, serta pengawasan wilayah perbukitan di sekitar bandara guna mencegah potensi gangguan keamanan.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengamanan objek vital seperti Bandara Bilogai menjadi prioritas utama dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua.

“Keamanan bandara sangat penting untuk menjamin kelancaran transportasi dan logistik masyarakat. Namun, pengamanan tetap dilaksanakan dengan pendekatan humanis agar masyarakat merasa aman dan nyaman,” ujar Brigjen Pol. Faizal Ramadhani dalam keterangannya.

Ia menambahkan, kelancaran operasional bandara menjadi indikator kehadiran negara dalam menjamin hak dasar masyarakat, terutama akses logistik, layanan kesehatan, dan mobilitas warga. Seluruh personel Operasi Damai Cartenz diinstruksikan untuk menjalankan tugas secara profesional, tegas, dan tetap mengedepankan sikap humanis.

Sementara itu, Dansektor Belukar 4.0 Operasi Damai Cartenz, AKP Syahril Arditya, menyampaikan bahwa fokus pengamanan diarahkan untuk memastikan seluruh aktivitas penerbangan berjalan aman dan tanpa gangguan.

“Keamanan Bandara Bilogai menjadi kunci agar distribusi logistik ke Sugapa tetap lancar dan harga kebutuhan pokok masyarakat dapat terjaga,” ujarnya.

Selain pengamanan, personel juga melakukan pendekatan persuasif dengan masyarakat di sekitar bandara. Interaksi humanis terlihat saat personel berkomunikasi dengan warga yang menunggu kedatangan pesawat serta anak-anak yang berada di area aman bandara.

Berkat pengamanan terpadu tersebut, seluruh aktivitas penerbangan, baik penumpang maupun kargo, berjalan aman dan lancar tanpa kendala. Situasi di Bandara Bilogai terpantau kondusif.

Operasi Damai Cartenz 2026 menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas keamanan di Papua, khususnya pada objek-objek vital yang menjadi penopang utama kehidupan masyarakat, guna mendukung terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif.