Jurnalindependenpers, Musi Banyuasin,- Ali Ridho (75 th) bersama istrinya ditangkap Restik Polres Muba tanggal 02/07/2026 sehari setelah upacara kenaikan pangkat Polisi Musi Banyuasin. Kemudian Ali Ridho dan istrinya dibawa ke Polres Musi Banyuasin . Ali Ridho kemudian dibebaskan tanggal 06 Juli 2026. Info yang diterima bahwa uang Rp 75 juta dari Ali Ridho diserahkan ke Kades air balui. Dari kades diserahke lalu ke Fikri Desa Terusan. Baru kemudian Ali Ridho dibebaskan tanggal 06 Juli 2026.
“Ali Ridho (70 th) bersama istrinya ditangkap tanggal 02/07/2026, kemudian ditahan di Polres Muba selama 4 hari. kemudian dibebaskan tanggal 06/07/2026. Tentunya setelah uang Rp 75 juta diserahkan ke oknum Restik Polres Musi Banyuasin oleh Kades Air Balui melalui Fikri warga desa Terusan. Barang bukti 300 Gram sabu sabu disita oleh oknum Restik polres Musi Banyuasin.” demikian disampaikan oleh Yudi Utama alias Yudi Pirang. (24/07/2026).
Laporan keluarga korban melalui https://yanduan.propam.polri.go.id/
Ali Ridho diduga Korban Pemerasan oknum Restik Muba berencana akan melaporkan hal tersebut ke propam Polda Sumsel dan siap untuk dilakukan Test Napza. Hal tersebut sudah dilaporkan ke AKBP Ruri Prastowo, Kapolres Musi Banyuasin.
AKBP Ruri Prastowo Kapolres Muba belum memberi konfirmasi Mengenai hal tersebut. Demikian juga mengenai dimana barang bukti 300 gram sabu sabu belum diketahui. (Rd)
OGAN ILIR – Dalam rangka mempererat silaturahmi serta meningkatkan sinergitas antara Polri dan masyarakat, Polres Ogan Ilir bersama Polsek jajaran menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia 2026 bersama Sabuk Kamtibmas, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, unsur pemerintahan, dan warga di wilayah Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (18/06/2026).Kegiatan nobar dilaksanakan di Mapolres Ogan Ilir dan sejumlah Polsek jajaran dengan suasana penuh keakraban dan kebersamaan. Selain menjadi sarana hiburan, kegiatan ini juga menjadi wadah memperkuat komunikasi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).Di Polres Ogan Ilir, kegiatan dihadiri para pejabat utama, Kapolsek jajaran, personel piket fungsi serta elemen masyarakat Kabupaten Ogan Ilir. Sementara itu, di tingkat Polsek, kegiatan serupa juga dilaksanakan oleh Polsek Indralaya dan Polsek Rantau Alai dengan melibatkan unsur kecamatan, pemerintah desa, tokoh pemuda, pelajar, serta masyarakat setempat.
Kasat Intelkam Polres Ogan Ilir, AKP Hendry Antonius, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan nobar ini merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat. Melalui momentum olahraga yang digemari berbagai kalangan, diharapkan terjalin hubungan yang semakin harmonis antara Polri dan masyarakat.“Kegiatan nonton bareng ini bertujuan mempererat silaturahmi dan meningkatkan sinergitas antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi Kamtibmas yang aman, nyaman dan kondusif di wilayah Kabupaten Ogan Ilir,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta bersama-sama menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026 antara Portugal melawan Republik Demokratik Kongo pada pukul 00.00 WIB serta pertandingan Uzbekistan melawan Kolombia pada pukul 09.00 WIB.Melalui kegiatan positif seperti ini, Polres Ogan Ilir berharap kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat serta terbangun kerja sama yang lebih kuat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.Narasi ini siap digunakan untuk rilis media, website, maupun publikasi media sosial Polres Ogan Ilir. (Rd)
OGAN ILIR – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Ogan Ilir menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia 2026 bersama Polisi Cilik (Pocil) dan siswa Sekolah Dasar di Aula Tathya Dharaka Polres Ogan Ilir, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung penuh keakraban dan keceriaan. Anak-anak tampak antusias menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Aljazair melalui layar videotron yang telah disiapkan oleh Polres Ogan Ilir.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Intelkam Polres Ogan Ilir AKP Hendry Antonius, S.H., Iptu Silaban, Ipda Emidun, personel piket fungsi Polres Ogan Ilir, serta para siswa Sekolah Dasar dari Kabupaten Ogan Ilir.
Kasat Intelkam AKP Hendry Antonius, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan nobar ini merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat, khususnya anak-anak. Melalui suasana santai dan menyenangkan, Polri ingin membangun kedekatan emosional dengan generasi muda sekaligus menanamkan nilai-nilai disiplin, kebersamaan, dan kepatuhan terhadap aturan sejak usia dini.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menghilangkan rasa takut anak-anak terhadap polisi serta menumbuhkan rasa percaya dan kedekatan dengan Polri. Anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang perlu mendapatkan perhatian dan pembinaan sejak dini agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya,” ujar AKP Hendry Antonius.
Selain menjadi sarana hiburan, kegiatan nobar juga menjadi momentum mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat dalam rangka mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kabupaten Ogan Ilir.
Keceriaan yang terpancar dari wajah anak-anak selama kegiatan berlangsung menjadi bukti bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai sahabat bagi anak-anak.
Kegiatan nonton bareng berakhir pada pukul 10.10 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. (Rd)
Jurnalindependenpers, Muba- Dugaan aktivitas pengerukan tanah liat tanpa izin di wilayah Desa Tanah Abang, Kecamatan Batang Hari Leko, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, menjadi sorotan masyarakat. Pengerukan tanah telah berlangsung cukup lama diduga untuk memenuhi kebutuhan material penimbunan jalan angkutan batu bara milik PT Dwi Bima Prima.
Berdasarkan informasi yang diperoleh awak media dari sejumlah sumber di lapangan, terdapat tiga lokasi kuari yang melakukan pengerukan tanah liat di kawasan tersebut. Dari tiga lokasi yang beroperasi, hanya satu kuari yang disebut memiliki izin galian C yang sah yaitu lokasi bagian selatan Desa Tanah Abang. Sumber menyebutkan bahwa kuari yang memiliki izin tersebut dikaitkan dengan M. Yamin, SH.
Sementara itu, dua lokasi lainnya diduga melakukan aktivitas pengerukan tanpa mengantongi izin resmi sebagaimana yang diwajibkan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Masyarakat menilai bahwa M. Yamin sebagai anggota DPRD Muba dan pimpinan partai PDIP Muba melakukan kegiatan usaha sesuai aturan yang berlaku. Oleh karena itu, warga berharap pihak lainnya mencontoh apa yang dilakukan M. Yamin.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian masyarakat adalah kuari yang diduga dikelola oleh Rosadi. Lokasi tersebut berada di bagian barat Desa Tanah Abang dan disebut melakukan pengerukan tanah liat yang kemudian digunakan untuk penimbunan jalan batu bara. Tidak hanya itu, tanah hasil pengerukan tersebut juga diduga diperjualbelikan melalui skema pekerjaan subkontrak yang berkaitan dengan perusahaan PT Dwi Jati Permata.
Masyarakat juga meminta perhatian serius dari Kapolda Sumatera Selatan agar persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut. Mereka berharap laporan dan informasi yang berkembang di tengah masyarakat dapat menjadi dasar bagi aparat untuk melakukan penyelidikan secara profesional dan objektif.
Harapan besar juga disampaikan kepada Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumsel yang saat ini dipimpin oleh Kombes Pol Doni Satrya Sembiring, S.H., S.I.K., M.Si. Warga meminta agar jajaran Ditreskrimsus segera melakukan investigasi lapangan guna memastikan ada atau tidaknya pelanggaran hukum terkait aktivitas pengerukan tanah yang diduga berlangsung tanpa izin tersebut.
Menurut masyarakat, penegakan hukum yang tegas sangat diperlukan untuk memberikan kepastian hukum sekaligus efek jera bagi pihak-pihak yang diduga melakukan aktivitas pertambangan atau galian tanpa izin.
“Kami berharap Polda Sumsel melalui Ditreskrimsus dapat bergerak cepat dan mengusut persoalan ini sampai tuntas. Jika memang ada pelanggaran, harus ditindak sesuai hukum yang berlaku. Jangan sampai aktivitas yang diduga ilegal terus berlangsung dan merugikan masyarakat maupun negara,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak-pihak yang namanya disebut dalam informasi tersebut belum memberikan keterangan resmi maupun klarifikasi kepada awak media. Oleh karena itu, asas praduga tak bersalah tetap dikedepankan. Semua pihak memiliki hak untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab sesuai ketentuan Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. (Rd)
Jurnalindependenpers, Ogan Ilir,– Dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat sportivitas, Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K., M.H., memeriahkan dengan mengadakan kegiatan Nonton Bareng personel Polres Ogan Ilir dan anggota Sabuk Kamtibmas Kabupaten Ogan Ilir, Minggu, 14 Juni 2026. Nobar diadakan di Aula Tathya Dharaka Polres Ogan Ilir sejak pukul 08.00 WIB tersebut. Acara tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi antara Polri dan mitra kamtibmas di tengah euforia pesta sepak bola dunia. Para peserta nobar tampak antusias menyaksikan pertandingan antara Haiti melawan Skotlandia melalui layar Videotron yang telah disiapkan oleh personel Polres Ogan Ilir.
AKBP Bagus Suryo Wibowo, Kapolres Ogan Ilir menyampaikan bahwa Nobar tidak hanya sarana hiburan bersama, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat komunikasi, kebersamaan, serta sinergitas antara Polri dan Sabuk Kamtibmas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Ogan Ilir.
“Melalui kegiatan yang santai dan penuh keakraban seperti ini, diharapkan hubungan kemitraan antara Polres Ogan Ilir dan Sabuk Kamtibmas semakin erat sehingga dapat terus bersinergi dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif,” demikian disampaikan AKBP Bagus Suryo Wibowo, Kapolres Ogan Ilir dengan semangat piala dunia.
Sementara itu, salah seorang perwakilan masyarakat yang tergabung dalam Sabuk Kamtibmas menyampaikan apresiasi atas kegiatan Nobar Polres Ogan Ilir tersebut. Menurutnya, kegiatan nobar menjadi sarana yang efektif untuk membangun kedekatan antara masyarakat dan kepolisian.
“Kami merasa senang dan bangga bisa berkumpul bersama Kapolres serta jajaran Polres Ogan Ilir dalam suasana yang penuh kekeluargaan. Kegiatan seperti ini membuat hubungan masyarakat dengan Polri semakin dekat. Kami siap mendukung Polres Ogan Ilir dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” demikian disampaikan oleh perwakilan masyarakat yang ikut memeriahkan Nobar Piala Dunia 2026.
Suasana kebersamaan terlihat selama jalannya kegiatan, di mana para peserta menikmati pertandingan sambil berdiskusi dan berinteraksi dengan penuh keakraban. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata pendekatan humanis Polri dalam membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat.Kegiatan nonton bareng berakhir pada pukul 10.10 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. (Rd)
Jurnalindependenpers, Ogan Ilir, – Semangat kebersamaan dan sinergitas antara Polri dengan generasi muda kembali terlihat dalam kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia 2026 yang digelar Sat Intelkam Polres Ogan Ilir bersama elemen mahasiswa Kabupaten Ogan Ilir, Senin (15/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruangan Sat Intelkam Polres Ogan Ilir tersebut dihadiri langsung oleh Kasat Intelkam Polres Ogan Ilir AKP Hendry Antonius, S.H., para Kanit Sat Intelkam, personel Sat Intelkam, serta perwakilan mahasiswa dari berbagai elemen di Kabupaten Ogan Ilir.
Dalam suasana penuh keakraban, peserta nobar bersama-sama menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026 antara Swedia melawan Tunisia. Tak sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola, kegiatan ini juga menjadi ruang komunikasi yang hangat antara Polri dan mahasiswa untuk mempererat hubungan kemitraan yang selama ini telah terjalin dengan baik.
Kasat Intelkam Polres Ogan Ilir AKP Hendry Antonius, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya Polri untuk membangun kedekatan dengan kalangan mahasiswa sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Ogan Ilir.
“Kami ingin menghadirkan Polri yang dekat dengan masyarakat, termasuk mahasiswa sebagai agen perubahan. Melalui kegiatan santai seperti ini, komunikasi dapat terjalin lebih baik sehingga tercipta sinergi yang kuat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Para mahasiswa yang hadir menyambut positif kegiatan tersebut. Selain menjadi sarana hiburan bersama, nobar juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi serta membangun komunikasi yang konstruktif antara mahasiswa dan kepolisian.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. Momentum kebersamaan ini diharapkan dapat terus terjalin melalui berbagai kegiatan positif lainnya sehingga hubungan harmonis antara Polri dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat.
Melalui pendekatan humanis dan dialogis seperti ini, Polres Ogan Ilir terus menunjukkan komitmennya dalam merawat kebersamaan, memperkuat persatuan, serta menjaga stabilitas keamanan demi terciptanya Kabupaten Ogan Ilir yang aman, damai, dan kondusif. (Rd)