
Jakarta – Sejumlah massa yang mengatasnamakan Forum Generasi Peduli Akhlak (Forpela) menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Rabu (29/1). Dalam aksinya, mereka mendesak Menteri Dalam Negeri segera mencopot seorang pejabat yang diduga terlibat kasus perselingkuhan dan dinilai telah mencoreng nama baik institusi pemerintahan.
Koordinator aksi Forpela dalam orasinya menyampaikan bahwa pejabat publik seharusnya menjadi teladan moral bagi masyarakat. Menurutnya, dugaan perselingkuhan tersebut bukan semata persoalan pribadi, melainkan telah berdampak pada kredibilitas jabatan dan menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintah. “Kami meminta Mendagri bertindak tegas. Jangan sampai persoalan ini dibiarkan berlarut-larut dan mencederai marwah institusi,” tegasnya.
Massa aksi membawa sejumlah spanduk dan poster berisi tuntutan agar Kemendagri segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pejabat yang bersangkutan. Mereka menilai bahwa integritas dan etika merupakan syarat utama dalam menduduki jabatan publik, sehingga setiap pelanggaran moral harus mendapatkan perhatian serius.
Selain mendesak pencopotan, Forpela juga meminta adanya transparansi dalam penanganan kasus tersebut. Mereka berharap Kemendagri tidak menutup-nutupi dugaan pelanggaran yang terjadi dan memberikan penjelasan resmi kepada masyarakat agar tidak menimbulkan spekulasi liar.
Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berjalan tertib. Perwakilan massa juga mengaku telah menyampaikan surat tuntutan resmi kepada pihak Kemendagri untuk segera ditindaklanjuti. Mereka menyatakan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada keputusan tegas dari Menteri Dalam Negeri.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kemendagri terkait tuntutan tersebut. Namun, Forpela menegaskan komitmennya untuk terus menyuarakan pentingnya akhlak dan integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.