
Jurnalindependenpers | Palembang – “Demi masa, Sungguh manusia dalam keadaan rugi. Kecuali orang orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasehati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran” (QS. Al-Asr 1-3). Sempat di bacakan oleh Sultan Iskandar Mahmud Badarudin sebagai pembukaan saat silaturahmi Forum Cakar Sriwijaya 12 Juli 2025.
Kedatangan Forum Cakar Sriwijaya ke Kediaman Sultan Iskandar Mahmud Badarudin bertujuan untuk silaturahmi dan memberikan Tanjak FCS tanda sebagai Dewan Penasehat kepada DPP Forum Cakar Sriwijaya kepada Sultan Iskandar Mahmud Badarudin.


Pemberian sekaligus pemasangan tanjak sebagai tanda kehormatan FCS kepada Sultan Iskandar Mahmud Badarudin dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP Forum Cakar Sriwijaya Gerri Harri Wijaya didampingi oleh Sekretaris Jendral Ibnu Tommy, Panglima Erwin King, Wakil Ketua satu dan dua Rian Ismail dan Edi Medan serta Ketua dan wakil FCS Banyuasin Zulkarnain dan Gamal Abdul Naser.
Acara mengalir dengan hangat, berdialog, berdiskusi. Seperti perbincangan seorang anak kepada bapak nya. Dan nasihat pun keluar dari ucapan Sultan Iskandar Mahmud Badarudin berharap FCS kedepan bisa menjadi Ormas yang Religius dan bisa bermanfaat untuk masyarakat Palembang dan bisa menjaga persatuan dan kesatuan Republik Indonesia.

“Menyambut baik dan gembira atas kehadiran dan silaturahmi DPP Forum Cakar Sriwijaya ke rompok kulo dan siap memback up DPP Forum Cakar Sriwijaya untuk kemaslahatan umat dan mempertahankan negara Republik indonesia serta tetap mengadopsi nilai-nilai jati luhur budaya Palembang agar tidak punah. Kami bangga atas paparan program jangka panjang dan pendek untuk kemaslahatan umat masyarakat Palembang – Sumatera Selatan” ucap Sultan Iskandar Mahmud Badarudin sebagai kata penutup di ujung acara.