Begal Mobil Mengaku Colector ACC Finance Beraksi di Palembang

RA Pidaraini yang akrab dipanggil PANGLIMA, Aktivis DPP Gencar menemani AM melaporkan Aksi Premanisme Begal berkedok Kolektor yang merampas mobil Xenia BG 1952 OY. STNK dan BPKB atas nama anaknya, M. Fikri Albasyiroh

Jurnalindependenpers, Palembang– Aksi Premanisme 3C dengan modus Begal berkedok Debt Colector dari Astra Credit Company (ACC) beraksi di Kota Palembang. Aksi Perampasan kendaraan bermotor dengan kekerasan terhadap Seorang pemuda terjadi di Depan Pondok Pindang Burung, Jalan Gubernur H A Bastari Kelurahan 8 Ulu Kecamatan Jakabaring Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan, hari Rabu (11/6/2025) sekitar Pukul 13.00 WIB. Pelaku berjumlah sekitar 10 orang dengan menggunakan 5 buah mobil. Mobil yang dirampas dengan paksa adalah mobil Daihatsu Xenia BG 1952 OY. BPKB dan STNK atas nama M Fikri Albasyro, konsumen kredit multiguna ACC Finance No PK 01500503002807581. Korban AM melaporkan perampasan Mobil Fikri ke SPKT Polrestabes Palembang pada hari Kamis tanggal 12/6/2025 sekitar Pukul 15.35 WIB. (LP/B/1793/VI/2025/SPKT/Polresta Palembang). AM mengatakan bahwa perampasan mobil Fikri berawal waktu AM lagi makan di TKP bersama teman-temannya, posisi mobil  diparkiran dalam keadaan terkunci.

“Ketika saya dan teman-teman selesai makan lalu naik mobil, terlapor cs datang langsung merampas kunci mobil. Mereka mengaku dari ACC Finance. Sudah Saya sampaikan untuk menunggu Fikri, pemilik mobil atau Ortunya RA Fidariani. Mereka memaksa meminta STNK katanya untuk mencocokan dengan data, Lalu mobil mereka bawa dan Saya disuruh pulang” demikian keterangan AM, Pelapor yang tangannya masih sakit akibat dipegangi begal yang merampas kendaraan milik M. Fikri Albasyroh.

Atas kejadian tersebut, korban M. Fikri Albasyiroh mengalami kerugian sekitar Rp 200.000.000 berupa satu unit mobil Daihatsu Xenia, BG-1952-OY Tahun 2022 warna Black Metalik Nomor Rangka MHKAAIAY3NK017887 dan Nomor Mesin INRG201047.

M. Fikri Albasyroh diwakili Ketua Umum Lsm PDNRI (Pemantau Dana Negara) juga telah melaporkan Begal yang mengaku Colector ACC Finance ke Pengaduan OJK pada hari Jum’at 13 Juni 2025. Demikian disampaikan RA Pidaraini Ortu Fikri. Pida yang akrab dipanggil PANGLIMA, juga akan mengajukan gugatan perdata ke PT Astra Sedaya Finance melalui persidangan di PN Palembang. Pida yang akrab dipanggil PANGLIMA adalah aktivis Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Cinta Rakyat (DPP GENCAR).

Pidaraini, Ibu dari M. Fikri Albasyiroh mengatakan Aksi perampasan mobil berkedok kolektor tersebut tanpa ada surat tugas ataupun id card, tidak ada surat peringatan 1, 2, dan 3 serta dan tanpa ada surat serah terima kendaraan.

“Begal berkedok Debt Colector mengingatkan komitmen 3C Polda Sumsel dalam memberantas aksi premanisme yang meresahkan warga Sumsel. Kapolda Sumsel, Bapak Irjen Pol Andi Rian Ryacudu Djajadi sudah menyampaikan berulang kali KOMITMEN 3C bahwa semua aksi premanisme akan ditindak tegas. Alhamdulillah pihak Acc Finance (PT Astra Sedaya Finance mengakui BEGAL yang merampas mobil dengan kekerasan adalah pihak ketiga mereka. Pihak ACC Finance tidak mengetahui dimana Mobil Daihatsu Xenia, BG 1952 OY Tahun 2022 warna Black Metalik berada. Angsuran sudah Saya bayar lebih dari 26 kali. Mobil tersebut sudah dicek tidak ada sertifikat fidusia dan kami juga tidak pernah tandatangan akte Notaris Fidusia. Semua sudah Kami laporkan ke Pihak OJK melalui Ketua Umum LSM PDNRI. Kami juga akan mengajukan gugatan perdata ke PN Palembang.. Apabila diperlukan akan diadakan aksi demo agar Izin PT Astra Sedaya Finance dicabut dan Terlapor segera diproses hukum.” demikian disampaikan sang Panglima, Ra Pidaraini, Ortu dari M. Fikri Albasyro pemilik mobil yang dirampas begal. (Rd)

Berita terkait: